Minggu, 05 Juni 2016

Target Tak Lulus di Ramadhan Ini



Target Tak Lulus di Ramadhan Ini

Deretan jamaah duduk  rapi berbalut busana putih. Malam Ramadhan pertama kami lewati di musholla di awal Juni tahun 2016. Meski sempat khawatir ada perbedaan dengan organisasi Islam yang lebih dulu menentukan 1 Ramadhan.  Masjid di seberang sebelumnya sayup-sayup mengumumkan kalau pelaksanaan shalat taraweh dilaksanakan besok, bukan hari ini. Ternyata Ramadhan dimulai dengan semangat yang sama dan waktu yang sama.

Semua jamaah terbawa aura Ramadhan. Ustad Haeruddin naik ke mimbar selepas shalat isya yang khusyu’. Beliau menyampaikan keutamaan-keutamaan bulan suci ramadhan. Sunnah-sunnah yang dihidupkan, beberapa mitos yang selama ini berkembang di masyarakat, serta beberapa penjelasan mengenai ritual ibadah, tahun sejarah yang harus diluruskan karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Beberapa yang jelas-jelas salah karena haditsnya lemah atau sumbernya tidak jelas itu sedikit banyak dikonsumsi mentah-mentah karena ketidaktahuan dan untuk alasan yang klise “Membenarkan yang biasa. “
“Di bulan Ramadhan, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, dan  pintu neraka ditutup serapat-rapatnya. Semua setan dibelenggu, bukan dengan dengan rantai gelang, tetapi dengan besi yang tidak bisa dijelaskan dengan lisan saking kuat dan kerasnya.” Lirih seruan  da’i lulusan Al Azhar Kairo tersebut, namun membuat jamaah senyap, khidmat menyimaknya.
Ada yang meloncat-loncat di benakku  saat beliau mengatakan bahwa semua setan dibelenggu di bulan suci Ramadhan. Lalu pertanyaannya adalah kalau kita kemudian melakukan dosa semisal berbohong atau bergosip, siapa yang musti disalahkan? Kalau kita kemudian ngences melihat kolak pisang di meja makan saat di rumah sendirian, siapa yang musti disalahkan? Bukannya itu adalah tugasnya setan?
Ternyata  bulan Ramadhan ini adalah  ajang praktik untuk semua umat yang digoda setan di 11 bulan sebelumnya. Mereka yang lulus dalam  ujian praktik tentu menjadi simbol keberhasilan setan dalam menggoda dan  memengaruhi umat selama 11 bulan . Sedangkan yang gagal melewati ujian praktik  akan  mendapatkan predikat muttaqin. Mereka mendapat pengampunan dan kembali fitrah di hari yang fitri. Semoga kita semua termasuk yang tidak lulus. Amin.
Panyula, 06 Juni 2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

http://www.yayasankalla.com/wp-content/uploads/2011/10/LOGO-ATHIRAH-FIX.png

About